PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN

VISI TEKNIK PEMESINAN

"Terwujudnya lulusan Teknik Pemesinan yang istimewa, religius, profesional, berwawasan lingkungan, dan unggul dalam penguasaan teknologi manufaktur global."

MISI TEKNIK PEMESINAN

  1. Religius: Menanamkan nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, dan etika profesi untuk membentuk karakter teknisi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam bekerja.
  2. Profesional: Menyelenggarakan pembelajaran berbasis industri (Teaching Factory) dan sertifikasi kompetensi untuk menghasilkan lulusan yang terampil di bidang mesin perkakas, CNC, dan CAD/CAM.
  3. Berbudaya Lingkungan: Menerapkan budaya kerja industri yang bersih dan sehat melalui pengelolaan bengkel yang tertib (5R/5S) serta pengolahan limbah logam (chips) yang ramah lingkungan.
  4. Berdaya Saing Global: Mengembangkan literasi digital manufaktur, teknologi otomasi, dan penguasaan bahasa teknik internasional guna menyiapkan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja dunia.

TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN:

  • Aspek Religius & Etika Kerja (Religius)
    • Membentuk karakter siswa yang memiliki integritas, kejujuran, dan disiplin tinggi dalam melaksanakan setiap pekerjaan di bengkel.
    • Menanamkan etika profesi yang kuat, menghargai waktu, dan bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain (K3). .
  • Aspek Kompetensi Teknis (Profesional)
    • Membekali siswa dengan kemampuan mengoperasikan mesin perkakas manual (Mesin Bubut, Frais/Milling, dan Gerinda) dengan tingkat presisi sesuai standar industri.
    • Menghasilkan lulusan yang mahir dalam pemrograman dan pengoperasian mesin CNC (Computer Numerical Control) baik Bubut (Turning) maupun Frais (Milling).
    • Memastikan setiap siswa memiliki sertifikat kompetensi (LSP/Industri) yang diakui secara nasional sebagai bukti profesionalisme.
  • Aspek Perancangan & Teknologi (Profesional & Global)
    • Membekali siswa dengan kemampuan Gambar Teknik 2D dan 3D menggunakan software CAD (Computer Aided Design).
    • Menghasilkan lulusan yang mampu mengintegrasikan desain ke proses manufaktur melalui teknologi CAM (Computer Aided Manufacturing).
  • Aspek Budaya Kerja & Lingkungan (Berbudaya Lingkungan)
    • Menerapkan budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) secara konsisten di area bengkel pemesinan.
    • Melatih siswa dalam pengelolaan limbah bengkel (seperti coolant bekas dan gram besi) agar tidak mencemari lingkungan sekolah.
    • Mengutamakan efisiensi penggunaan material dan energi dalam setiap proses produksi.
  • Aspek Kemandirian & Daya Saing (Berdaya Saing Global)
    • Menyiapkan lulusan yang mampu berkomunikasi menggunakan istilah teknik internasional (bahasa Inggris teknik) dan membaca standar ISO.
    • Membentuk jiwa entrepreneurship (wirausaha) di bidang jasa pemesinan dan manufaktur melalui program Teaching Factory.
    • Menjamin keterserapan lulusan di industri manufaktur ternama, baik di dalam maupun di luar negeri.

PROGRAM ISTIMEWA

BidangPenjelasan
Kurikulum Bersama Disusun bersama dunia kerja, fokus pada hardskills, softskills, dan karakter
Pembelajaran Proyek (PjBL/TEFA) Praktik langsung dengan proyek riil dari industri untuk memperkuat kompetensi
Guru dari Industri Peningkatan jumlah dan peran praktisi industri sebagai pengajar
PKL Praktik Kerja Lapangan minimal 4 bulan di industri dan 2 bulan di sekolah atau full 6 bulan di industri
Sertifikasi Kompetensi Sertifikasi lulusan dan guru sesuai standar industri
Pelatihan Guru Guru rutin diperbarui teknologinya melalui pelatihan
Riset Terapan Riset untuk mendukung teaching factory berdasarkan kebutuhan industri
Komitmen Serapan Lulusan Industri berkomitmen menerima lulusan SMK.
UKK Dilaksanakan oleh LSP P1/P3
Kunjungan Industri Dilaksanakan ke PT/ CV/ Pabrik/dll
Kerja Sama Lain Inisiatif kerja sama tambahan seperti beasiswa, ikatan dinas, atau donasi alat laboratorium
Budaya Industri (5R)
  • Ringkas (Seiri): Memilah barang yang diperlukan dan menyingkirkan yang tidak perlu.
  • Rapi (Seiton): Mengatur barang yang diperlukan di tempat yang mudah diakses.
  • Resik (Seiso): Membersihkan area kerja, mesin, dan peralatan secara rutin.
  • Rawat (Seiketsu): Mempertahankan kebersihan dan kerapian yang sudah dicapai.
  • Rajin (Shitsuke): Melatih diri untuk konsisten menerapkan 4R sebelumnya sebagai kebiasaan.
Tracer Study
  • Bekerja: 80%
  • Melanjutkan Studi (Kuliah): 10%
  • Wirausaha: 3%
  • Kegiatan lainnya: 7%