Mendengar aku lupa. Melihat aku ingat. Melakukan aku bisa!!!

Keterampilan proses sains (KPS) merupakan keterampilan yang melibatkan kognitif, manual dan sosial (Nuryani, 2003). KPS ini merupakan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada proses sains, sehingga pembelajaran dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.

Namun, dengan penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat, proses pembelajaran dilaksanakan di rumah melalui daring. Pembelajaran daring ini hanya terbatas pada proses transfer “pengetahuan” dari guru kepada siswa, sehingga hasil belajar kurang memuaskan dan menimbulkan kejenuhan bagi siswa.

Lalu, bagaimana cara melatihkan KPS siswa dalam pembelajaran daring ini?

Salah satu cara untuk melatihkan KPS siswa dalam pembelajaran daring adalah melakukan pembelajaran dengan model discovery learning berbasis praktikum. Pada proses pembelajarannya, siswa diminta untuk melakukan praktikum sederhana dengan alat dan bahan yang tersedia di rumah masing-masing. Praktikum sederhana ini tentu dibantu dengan lembar kerja peserta didik dan bimbingan guru.

Pelaksanaan pembelajaran dengan model discovery learning berbasis praktikum ini telah dilaksanakan di X TITL 1 pada tahun pelajaran 2020/2021 dengan materi Tegangan Permukaan. Pembelajaran ini mampu melatihkan beberapa aspek aspek KPS, yaitu

  • Melakukan pengamatan : Siswa melakukan pengamatan dari video mengenai berbagai peristiwa tegangan permukaan di kehidupan sehari-hari.
  • Mengajukan pertanyaan : Siswa diminta untuk mengajukan pertanyaan mengenai video
  • Merencanakan percobaan : Siswa diminta untuk merancanga percobaan sederhana mengenai tegangan permukaan. Percobaan yang dirancang yaitu membandingkan keadaan benda yang dicelupkan pada air biasa dan air deterjen
  • Berhipotesis : Siswa diminta untuk berhipotesis mengenai apakah sama keadaan benda yang dicelupkan pada air biasa dan air deterjen.
  • Melakukan percobaan : Siswa melakukan percobaan untuk membuktikan hipotesisnya.
  • Menerapkan konsep : Siswa menganalisis data percobaan berdasarkan konsep tegangan permukaan.
  • Berkomunikasi : Siswa mengomunikasikan hasil percobaan yang telah dilakukan kepada teman-temannya. Dalam proses komunikasi ini, siswa akan diminta membandingkan hasil percobaannya dengan hasil percobaan temannya kemudian siswa akan diminta untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaannya.

Pembelajaran daring yang interatif dengan melatihkan KPS ini diharapkan bisa memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Sehingga, materi pembelajaran akan diingat terus oleh siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *